Horraaa Minna-san,,,
Setelah di postingan sebelumnya aku membahas Pengalaman mengajukan Single Entry Visa Malaysia di Pekan Baru, Riau, kali ini aku mau berbagi pengalaman mengurus visa turis (holiday/transit) Jepang bagi pemegang passport Indonesia yang sedang berada di Luar Negeri. Yaa katanya ngurus visa jepang sih gampang" susah sih yaa, apalagi ngurusnya di luar negri, takut gk di approve gitu karna syaratnya yg sedikit berbeda dibandingkan ngurus visa Jepang di Indonesia.
Dalam postingan ku kali ini aku ngurus visa Jepangnya di Kuala Lumpur, Malaysia karna aku kerja sebagai expatriat di Malaysia. Tapi untuk kalian yang berada di luar negri selain dari Malaysia, kayanya untuk syarat-syarat nya gk beda jauh deh, atau supaya lebih pasti bisa dilihat di website kedubes Jepang nya di masing" negara.
Ohya FYI, postingan ini untuk pemegang passport biasa ya, karna kalau yg udah e-passport gk perlu ngurus visa lagi soalnya kan udah bebas visa,, tapi tetap harus didaftarin dulu biar bisa bebas visa :))
Aku awalnya pengen bikin e-passport aja biar gk ribet ngurus visa, tapi sayangnya KBRI di Malaysia belum menyediakan e-passport, jadi kalau mau bikin e-passport kudu balik ke Indonesia dulu 😔
Nah kita langsung saja yaa ke syarat" pengajuan visa turis Jepangnya, untuk Embassy of Japan di Kuala Lumpur, syarat-syarat visa turis nya yaitu :
1. Passport dengan visa kerja di Malaysia yg masih berlaku minimal 6 bulan semenjak pengajuan visa Jepang, maksudnya jika kalian ngajuin visa Jepangnya di bulan Januari, berarti visa kerja Malaysia harus berlaku minimal sampai bulan Juli.
2. Formulir pengajuan visa (bisa download disini)
3. Satu lembar pas foto berwarna ukuran 4.5 x 4.5 dengan background putih (ditempel di formulir pengajuan visa)
4. Schedule of stay form (bisa download disini)
5. Print out bank statement pribadi di Malaysia untuk 3 bulan terakhir dengan bukti pengesahan dari bank bersangkutan (stempel dan tanda tangan dari officer bank bersangkutan)
6. Surat asli dari perusahaan tempat bekerja yang menyatakan posisi , masa kerja, dan detail perjalanan ke jepang (tanggal pulang-pergi, dan tujuan pergi ke Jepang). Surat pernyataan harus menggunakan kop surat serta ditanda tangani dan di stempel asli dari perusahaan . Perlu diingat ya guys,, Kedubes Jepang tidak menerima surat dgn tanda tangan atau stempel digital, so suratnya memang bener-bener asli dari company dan gk boleh fotocopy juga.
Nah syarat" yang tersurat nya sih cuma itu, tapi setelah aku email langsung kedubes Jepangnya, mereka mengatakan ada kemungkinan mereka akan meminta bukti reservasi tiket pesawat dan hotel. Tapi setelah baca" pengalaman para peng-apply visa Jepang, ternyata tidak sedikit yg visa nya ditolak oleh Kedubes Jepang, padahal mereka sudah membeli tiket pesawat, booking hotel dan mempersiapkan semuanya, dan jujur aku jadi semakin galau buat apply visa Jepang karna takut ditolak kalau tiket pesawat udh dibeli.
Namun akhirnya aku beranikan untuk coba apply visa dgn bermodalkan 6 syarat diatas ditambah dengan bukti bookingan hotel selama di Jepang, namun tanpa reservasi tiket pesawat. Dan ternyata itu semua masih kurang cukup, yappsss akhirnya Kedubes Jepang menghubungi aku untuk memberikan bukti reservasi tiket pesawat pulang-pergi. Whattt ? Of course aku galau bgt dong yaa karna takutnya nanti tiket pesawat udh dibeli tapi visa malah gk di approve😔
Dan ini merupakan kegalauan umum yg aku temukan di kalangan peng-apply visa, baik visa Jepang maupun visa negara lainnya yg biasanya meminta reservasi tiket pesawat sebagai syarat pengajuan visa, tapi semua itu sebenarnya bisa diatasi, untungnya aku langsung tanya mbah google gimana caranya booking pesawat tapi gk bayar, dan setelah searching sana sini akhirnya aku menemukannya~~~ 😆
Oke langsung saja,, caranya kalian bisa booking di situs thai airways dengan memilih metode pembayaran contact thai office, setelah reservation selesai, kita akan dikirimi email bukti reservasi tiketnya, nah reservasi tiket tersebut bisa digunakan untuk apply visa Jepang. Kita gk perlu cancel untuk membatalkan reservasinya karna dlm waktu beberapa jam kalau kita gk bayar reservasinya otomatis akan dibatalkan. Tapi yang terpenting kita udh dapat bukti reservasinya.
Nah kegalauan umum selanjutnya yg aku temukan yaitu,, masalah saldo minimum di bank statement, sebenarnya Kedubes Jepang gk ada nyantumin berapa saldo minimum yg harus ada di bank account kita, yg terpenting itu cashflow kita jelas, ada pendapatan yg pasti tiap bulan, dan tentunya saldo kita mencukupi selama di Jepang nantinya, nah masalahnya kita gatau saldo yg mencukupi itu sebenarnya hitungannya gimana, tapi dari berbagai sumber yang aku baca katanya untuk saldo minimum itu bisa kita sesuaikan dengan hitungan 1 juta / hari , maksudnya jika kita ingin pergi ke Jepang selama 7 hari, setidaknya saldo minimum kita ada 7 juta di bank account.
Namun karna kasusnya sekarang aku lagi di Malaysia, aku gatau dong hitungannya gimana, siapa tau di tiap negara saldo minimumnya berbeda, seperti syarat visa Korea bagi foreigner di Malaysia yg mengharuskan saldo minimum RM20.000 atau setara dgn lebih kurang 68 juta rupiah di dalam bank account, sedangkan jika kita apply visa Korea di Indonesia pun katanya cukup dengan hitungan 1juta/hari, sama dengan perhitungan saldo minimum untuk visa Jepang. Jadi karna itu, dari jauh" hari aku sudah menjaga cashflow aku dan mempersiapkan saldo yg aku rasa sudah sangat jauh lebih dari cukup untuk sekedar hidup 8 hari di Jepang, jadi kalau untuk yg saldo minimum aku gk terlalu khawatir.
Kegalauan selanjutnya dalam mengajukan visa Jepang bagi foreigner di Malaysia yaitu masa berlaku visa kerja di Malaysia yg kurang dari 6 bulan. Nah untuk kasus ini, aku sebenarnya udah pernah nanya melalui email ke Kedubes Jepang di Kuala Lumpur dan mereka menyarankan aku untuk apply visa Jepang setelah visa kerja ku di Malaysia direnew, karna mereka gk bisa approve visa Jepang ku jika masa berlaku visa kerja Malaysia ku kurang dari 6 bulan, namun saat itu dari company ku belum bisa renew visa kerja karna memang belum saatnya visa ku untuk di renew.
Saat itu sebenarnya aku mau pergi ke Jepang pas autumn 28 Oktober- 5 November, dan aku ingin mengajukan visa Jepang di bulan Agustus , namun visa kerja ku di Malaysia berakhir tgl 12 November, dan aku mengurungkan niat untuk mengajukan visa Jepang saat itu, dan akhirnya aku apply di bulan Januari setelah visa kerja ku di renew.
Namun kasus yang sama juga terjadi dgn teman ku yg sama" apply visa Jepang di bulan Januari ini karna kita emg mau pergi bareng ke Jepang di bulan Maret, masa berlaku visa kerja nya di Malaysia hanya tinggal 5 bulan lagi, tapi kali ini aku sarankan untuk membuat surat pernyataan pribadi untuk meyakinkan kedubes Jepang bahwa tujuan kita ke Jepang benar" hanya untuk pergi holiday dan melihat cherry blossom , sama sekali tidak ada terniat untuk mencari kerja atau apapun di sana.
Dan Alhamdulillah visa Jepang ku dan teman ku akhirnya sama" di approve. Proses yg dibutuhkan untuk apply visa Jepang di Kedubes Jepang Kuala Lumpur hanya 2 hari. Saat itu aku apply visa hari Senin, dan hari Rabunya passport sudah bisa diambil dan langsung melakukan pembayaran visa Jepang RM110 cash.
Sekian pengalaman ku dalam mengurus visa Jepang di Malaysia, semoga bermanfaat dan dapat membantu teman" yg juga ingin apply visa Jepang, dan terimakasih sudah mampir di blog ku :)
![]() |
![]() |
| Bukti pengambilan passport dan visa Jepang |
![]() |
| Visa Jepang |







